
Band ekstreem metal asal kota Apel ini di gawangi oleh Fahri [gitar], Sahery [gitar], Cupred [bass], Sigit [vokal], Eko [drum].
Musik keras yang kental dengan harmonisasi ala swedish-metal adalah ciri khas mereka. Sound gitar yang agak mentah dan kasar, yang sangat mengingatkan pada Entombed atau Dismember. Tempo drumming yang baik dan terkesan megah. Sarat melodi sehingga terdengar nyaman di telinga para pencinta musik cadas. Tipikal sound Gothenburg dengan ramuan khas berbagai substansi metalik.
Grup band Anorma lahir sejak tahun 1998 di kota Malang. Pada panggung pertamanya, mereka masih mengusung jenis musik gothic-metal seperti Cradle of Filth atau Emperor. Dalam perjalanan hingga tahun 2001, Anorma mulai meramu elemen musik metal, rock dan industrial. Singel pertama mereka adalah Bagai Dewa [2001] yang mencampur nuansa metal dengan industrial-rock seperti yang biasa dimainkan Koil atau Rammstein. Sigit dkk juga sempat membuat video-klip independen untuk nomor ini. Hingga tahun 2005, mereka telah berhasil menulis beberapa materi singel, seperti misalnya Mata Air, Restorasi, Tersudut, Pelangi Hitam, atau Dead End Syndrome. Sebagian besar materi lagu itu masih identik dengan slide metal plus industrial mixed.
Barulah pada tahun 2006 Anorma seperti menemukan formula musik yang pas dengan menciptakan track hits seperti Burning Lips dan Killer On the Dance Floor. Sejak itu Sigit dkk mulai mantap dengan pilihan musiknya dan makin giat manggung di beberapa gigs lokal.
Pada pertengahan tahun 2007 mereka sempat kehilangan drummernya, dan musti bermain dengan bantuan drum-programming di sejumlah pentas. Untung kondisi itu tidak berlangsung lama. Mereka lalu dibantu oleh seorang 'mesin drum bernyawa' yang cukup kesohor, yaitu Eko dari kelompok Antiphaty, Extreme Decay dan Keramat. Single-single mereaka seperti The Flame of Blame, Let's the Killing Begins, hingga Red Storms Rampage menjadi senjata andalan mereka untuk merobek genderang telinga anda.
apokalip.com
Tuesday, February 3, 2009
ANORMA
Posted by
The Creature
at
12:10 AM
0
comments
Labels: death metal
Sunday, February 1, 2009
PERPETUAL DISHARMONY BAND

PEDIH (Perpetual Disharmony), Berawal dari keinginan membentuk grup dengan warna dan corak musik extrim metal, pada tahun 2000 di kota Jakarta terbentuk sebuah band yang terdiri dari : Andi NR ( Drum ), Nofree ( Bass ), Rinto ( Gitar ) dan Firman ( Vocal ). Mereka sepakat menamakan band ini “ Pedih “. Nama ini dipilih atas dasar konsep musik Death Metal yang dianut dan disesuaikan dengan lirik lagu yang bernuansa : Kepedihan, siksaan, dan godaan setan terhadap manusia yang menyesatkan. Dalam setiap panggungnya, mereka selalu mengusung tembang-tembang ciptaan sendiri seperti :Siksa, ,Jiwa Rapuh, Sang Penindas, Gangguan Syaraf, Penggoda Tersembunyi, Protes Sosial, ,Sisi Kehidupan, Kiamat Datang,Neraka.Juga cover song dari Hypocrisy, Obituary, Gorefest dan Carcass.
Sebagai inspirasi dan influence, pedih berpanutan kepada band-band mancanegara : Slayer, Solstice, Kreator, Sepultura, Napalm Death, Deicide, Suffocation, Cannibal Corpse, Dying Fetus. “ Konflik “ suatu kata yang berkonotasi negatif, sering hinggap dalam segala aspek kehidupan, demikian juga halnya dalam perjalanan sebuah band. Karena adanya ketidak cocokan, Rinto hengkang dan memilih lapangan pekerjaan selain musik yang diyakininya lebih menjanjikan. Untuk mengatasi ini, Andi NR mengaet Andy buat mengisi kekosongan disektor gitar. Sedangkan Firman memanggil Ulla sebagai pasangannya diseksi vocal. Maka dengan formasi: Andi NR (Drum), Andy (Gitar), Nofri (Bass), Firman (Growl), Ulla (Scream), Pedih mengabadikan lagu-lagu karya sendiri yang direkam di studio TRIPLE F – Jakarta Timur yang bermaterikan 9 lagu dalam bentuk demo tape bertitel : Pedih. Kebingungan juga menerpa band ini, setelah Firman dengan tanpa alasan yang jelas jarang ikut latihan dan berkumpul. Untunglah kevakuman segera berakhir dengan masuknya Adrin ( ex Godzilla/ Abhorred Despiser/ Ordoth/ Aaarghh/ Homicide ) mengisi kekosongan sebagai additional growler.
Setelah dua panggung dijajaki, akhirnya posisi Adrin bergeser menjadi vocalis tetap di Pedih. Dikarenakan Ulla di seksi screamer semakin menurun kondisi kesehatannya dan mengundurkan diri untuk lebih berkonsentrasi dalam pemulihan fisiknya. Untuk selanjutnya frontman ditubuh band “ Pedih “ dipegang oleh Adrin sebagai growler / screamer dan beberapa koreksi atau pembenahan di berbagai sektor dilakukan seperti manajemen, koresponden hingga ditemukannya kalimat “ Perpetual Disharmony ‘ ( Kekacauan yang abadi ) sebagai kepanjangan dari “ Pedih “. Dengan line up terakhir yang paling gress : Adrin (vocal), Andi NR (drum), Andi (gitar), Wahyu (bass)band Death Thrash Metal ini yakin bisa maju menerobos kompetisi ketat beringasnya music cadas yang makin panas. Tentunya dengan selalu memegang teguh filosofi “ Komunikasi adalah kunci “. Tahun 2004 Pedih telah menyelesaikan recording dan mengeluarkan album yang dirilis oleh Metal Head Production (Bandung) format cassette dengan title Perpetual Disharmony.
Diskografi:
Album:
- Promo tape demo (2000)
- Perpetual Disharmony (2005)
Kompilasi :
1.Underlist 3, (Metal Head Productions)Bandung – Jabar
2.Stroke Metal, (2Mie Productions) Bekasi
3.Metaloblast 2, (Morbid Noise Records) Jakarta
4.Dimensi Kematian 3, (Edelweiss Productions) Jakarta
5.Brutal Disaster, (No Label Records) Surabaya – Jatim
6.Epidemic Of Brutality, (Psychosm Production) Makassar - Sulsel
Posted by
The Creature
at
1:45 AM
0
comments
Labels: death metal, trash metal
Tuesday, January 27, 2009
BLEEDING CORPSE

Bayangkan.... Death metal yang digerus lebih brutal dan berdarah-darah. Dengan beat super kencang dan vokal gogorowok yang sadis. Sesekali ada groove dan melodi. Selebihnya pendengar perlu tarik nafas panjang. Sebab ini memang bukan untuk telinga yang lemah.Inilah musik pembunuh dari Bleeding Corpse.
Bleeding Corpse yang terbentuk pada akhir tahun 2005 ini dimotori oleh Uus Death [eks Balance of Terror] pada gitar, Adrian pada bass, Boby [eks Dishonest] pada vokal, serta drummer Ari [eks Injected Sufferage / Lumpur]. Pada bulan November 2006, mereka sempat membuat promo CD yang berisi tiga buah lagu ; Bangkai Para Pendosa, Simpuh Tubuh Terbunuh, dan Nista Maja Utama.
Uus dkk sempat menambah satu gitaris lagi yaitu Lukman [eks Filgrim] di pertengahan tahun 2007. Namun itu tidak lama, setelah manggung di acara Bandung Death Fest #2 Lukman terpaksa mengundurkan diri dan band ini tetap bertahan dalam formasi kuartet. Secara musikal, Bleeding Corpse mengaku ter-influence oleh band-band brutal death metal seperti Suffocation, Disavowed, Devourment, dan Disgorge.
Sambil menjalani berbagai aksi panggung lokal, mereka masuk studio untuk merekam lagu-lagunya. Akhirnya di tahun 2008 Bleeding Corpse berhasil merilis album debut album bertitel Resurection of Murder yang diproduksi Pieces Records, sebuah label independen yang juga dikelola oleh Dani [drummer Jasad].
DEADLY BRONX Bleeding Corpse adalah generasi ke-tiga atau malah ke-empat dari klan Ujungberung Bandung. Mereka adalah hasil kaderisasi yang penuh potensi dari kampung metal yang telah melahirkan banyak band berbahaya di tanah air. Setelah Jasad dan Disinfected, satu lagi bibit baru yang berdarah-darah dari persekutuan Homeless Crew.
apokalip.com
Posted by
The Creature
at
12:05 AM
0
comments
Labels: death metal
Monday, January 26, 2009
MORBID DUST

Morbiddust terdengar eksistensinya pada tahun ‘90-an. Berawal dari saudara kembar Doddy “Cimplink” & Diddy “Complonk” yang ingin mencoba mengikuti kakaknya ( gitaris SYNDROME ) dalam bermusik di jalur music metal. Line up pertama adalah Complonk pada posisi Bass, cimplink sebagai Gitaris dan Nunu Tukang Genjot Pedal. Dari awal bermusik mereka membawakan lagu-lagu dari Terrorizer, Slayer, Kreator, Napalm Death.
Pergantian personil dalam sebuah band adalah hal wajar, begitu juga dengan MD. Keluarnya Nunu membuat MD berpikir keras mencari pengganti drummer. Akhirnya bergabunglah Yuli sebagai Bassist dan Ary Keling mengganti posisi Nunu sebagai drummer.
Tak berapa lama MD malang melintang di dunia metal, akhirnya mereka harus kembali bubar dikarenakan kesibukan para personil dalam berkegiatan belajar. Yah..sekolah adalah prioritas utama anak SMP. Pada akhir tahun 2004 Morbiddust rebirth setelah kurang lebih 10th vakum. Fresh From Hell line up baru yaitu Demit Kembar (Doddy “Cimplink & Diddy “Complonk” ) Guitar, AdiShalvo pada Bass, Kancil “The Unholy Mbachoter” sebagai Tukang Mbachot & Additional Drummer oleh Bangkit “Deranged Wheels”.
Dalam perjalannan di berbagai gigs, MD slelalu meng-covers song dr Suffocation, Malevolent Creation,dan Dying Fetus. Yeah, Death Metal adalah idealis dr MD. Dari pengalaman covers song band diatas, akhirnya MD memutuskan membuat materi lagu sendiri. Akhir tahun 2005 MD memulai proses materi album dan pertengahan tahun 2006 materi selesai, MD pun mengeluarkan demo/promo “ …and the Worst Friend And Enemy Is But DEATH” Berisi 2 lagu ; 1. Hand Of God, 2. Don’t Let Uncle Sam Win. Demo/promo ini di sebar free ke teman, radio, label, zine. Respon positive yg kami terima cukup menggagetkan dan membuat kami bersemangat dalam berkarya.
Awal tahun 2007 MD mencoba menawarkan materi ke label death metal, yaitu Rottrevore Recs, Jakarta. Mereka ternyata tertarik dengan 11 materi lagu yang ditawarkan, dan akhirnya MD join dengan Rottrevore Recs for The Next deadly Troop. Pada Juni 2008 Rottrevore Records mengeluarkan album pertama Morbiddust yang didistribusikan oleh Alfa Recs Jakarta. Debut album pertama Morbiddust berbandrol “War Is Forever” berisikan 11 lagu dalam Bahasa Inggris, bertemakan perang dan seluk beluk di dalamnya termasuk diantaranya, army, patriotism, zionisme, veteran, tawanan perang dan sebagainya. Berbagai perasaan tertumpah di 11 lyrics tersebut.
Amarah, kesedihan, kebencian dan lain sebagainya. Dari berbagai sudut korban dan pelaku menurut subyektivitas dan pengetahuan yang terbatas dari Morbiddust. 11 lagu full aransemen perpaduan harmoni, skill, brutality dengan sound yang berat oldskull serta new school metal. Dan vocal growl yang remnya blong berisi tumpahan amarah seribu tahun. Grinding yang intense tak berkesudahan, soul lagu didapatkan dari 11 lagu yang variative dan tidak membosankan ini. “War Is Forever” adalah debut album yang tak kenal kompromi. Extreme Progresive Death Metal, but itu semua terserah anda yang menamai genre music mereka.
dapurletter.com
Posted by
The Creature
at
11:52 PM
0
comments
Labels: death metal
Sunday, January 11, 2009
TRAUMA

TRAUMA adalah salah satu band pengusung musik `death metal'tertua di Indonesia yang masih aktif hingga saat ini. Terbentuk di Jakarta pada tanggal 18 Agustus 1992 dan sudah tampil lebih dari 250 kali di berbagai event di banyak kota di seluruh Indonesia seperti di seputar Jabodetabek, Bandung, Denpasar-BALI, Medan, Bogor, Sukabumi, Rangkasbitung, Krawang, Cilacap, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Solo, Cirebon, Kendal, Pekanbaru, dll...
Demo pertama TRAUMA "Incomplete damnation" dirilis di tahun 1997 dan di tahun 1998 TRAUMA akhirnya merilis full length album perdana yang berjudul "Extinction of Mankind" via label indie local ; MORBID NOISE RECORDS. Berisikan 10 buah lagu. Genap satu tahun setelah rilis, di tahun 1999 album ini kemudian dilisensi secara ekslusif oleh PSYCHIC SCREAM ENTERTAINMENT (Sebuah label asal Malaysia dengan dukungan distribusi yang kuat dari PONY CANYON) untuk market Malaysia,Singapore dan Thailand. Dan di tahun 2000, sebuah label anyar asal Chicago USA; OWL RECORDS akhirnya juga melisensi album "Extinction of Mankind" untuk pasaran yang lebih luas. Kali ini dalam format kaset dan juga CD. Label ini juga kemudian meriliskan Split album TRAUMA/CALLIGERY (Czech Republik) di tahun yang sama.
Selepas itu, TRAUMA juga kerap merilis split album dengan banyak band yang berasal dari berbagai Negara. Di tahun 2000 PSYCHIC SCREAM ENT (Malaysia) juga meriliskan split album TRAUMA dengan band UNVEILED yang berasal dari Malaysia untuk wilayah pemasaran worldwide. Label local EXTREME SOULS PRODUCTION (2002) juga meriliskan live TRAUMA dengan band `mince core' legenda anal Belgia; AGATHOCLES. Album tsb diberi tiel "Death Metal vs. Mince Core". Di tahun yang sama pula, respon yang sangat positif datang dari sebuah label asal Negeri Belanda; MANGLED MAGGOT STEW RECORDS. Label ini kemudian menggabungkan TRAUMA dan band asal Belanda; TUMOUR dalam sebuah split album yang diberi title "Death Metal vs. Gore Grind". Sukses dengan ini, MANGLED MAGGOT STEW RECORDS yang bermarkas di Holland ini kemudian meriliskan 4 way Split album yang berisikan 4 band; TRAUMA (Indonesia) / PLANKTON (Belanda) / SANGUINARY (Belanda) / INTUMESCENCE (Belanda)
Sejauh ini TRAUMA juga sudah ambil bagian di lebih dari 50 judul album kompilasi yang dirilis oleh label major maupun yang via indie label, baik yang berasal dari Indonesia maupun luar Indonesia. Salah satu kompilasi `terbesar' adalah "METALIK KLINIK" (Vol.1-1997 dan V-2003). Album Produksi Rotorcorp/MUSICA ini konon terjual lebih dari 100.000 keping hingga saat ini. Selain itu TRAUMA juga ikut serta dalam kompilasi album bertitel "PANGGILAN PULAU PUAKA' ( Vo1.II dan III) yang dirilis oleh PSYCHIC SCREAM ENT dari Malaysia. Khabarnya album ini juga merupakan album kompilasi musik metal terlaris di Malaysia pada tahun 2000-2001. PONY CANYON - Malaysia juga sempat menyertakan TRAUMA dalam kompilasi CD nya yang ber-titel "METAL KLASIK Malaysia vs. Indonesia". Lagu-lagu dari TRAUMA juga sempat ikut di berbagai album kompilasi yang diproduksi oleh label-label anal Prancis, Amerika, Australia, Russia, Jerman, Ukraina, Thailand, Mexico, dll.
Beberapa lagu milik TRAUMA juga sempat menjadi #1 di beberapa program musik rock di radio local termasuk I-Radio "I-ROCK" yang menempatkan lagu "Pelangi Hitam" dari TRAUMA (Juni 2002) di posisi teratas chart yang dibuatnya. Posisi ini bahkan sempat bertahan selama 5 minggu berturut-turut. TRAUMA juga wring menghiasi halaman-halaman interview dari berbagai media cetak di tanah air baik fanzine/magazine underground yang berasal dari berbagai kota di Indonesia maupun media-media yang lebih `mainstream'. TRAUMA juga kerap mendapatkan tempat di berbagai media cetak yang berasal dari luar Indonesia baik berupa Interview, profil band maupun ulasan album. Album-album TRAUMA juga kerap mendapat respons positif dari banyak label/Magazine di luar negeri seperti: RELAPSE (Usa) atau juga BRUTALIZED Magazine (Usa), bahkan Max Cavalera (SEPULTURA / SOULFLY) sempat memberi komentar Lagu-lagu TRAUMA via email. TRAUMA sempat tampil secara live selama 30 menit dalam sebuah acara televisi yang bejudul "Go-Rock" yang diadakan oleh TVRI di tahun 2002.
TRAUMA selalu berusaha tampil secara maksimal dan orisinil dalam penyuguhan musik death metal yang dimainkannya tanpa menjadi sebuah band `copy cat' band-band manta negara yang sangat banyak memberi pengaruh terhadap keberadaan dan eksistensi TRAUMA.
Akhirnya, pada tangga126 Maret 2003, TRAUMA merilis full length album ke-2 via KROSSOVER Records /MUSICA. Album ini diberi title "Paradigma; Demi Hidup Tak Perlu Harus Mati" dan berisikan 111agu. Album ini terjual lebih dari 10.000 unit selepas 2 minggu tanggal perilisannya... Video clip dari album ini ; "Api dalam Otak" juga kerap ditayangkan di MTV Indonesia di tahun 2003.
Dan 4 bulan selepas album "Paradigma..." dirilis, sebuah label indie EDELWEISS Production akhirnya juga meriliskan sebuah buku autobiography TRAUMA yang berjudul "Dimensi paradigma". Buku yang ditulis oleh Nino Aspiranta (Vocalis TRAUMA) ini berisikan lengkap tentang perjalanan karir band ini mulai tahun 1992-2003.
Atas banyaknya permintaan, di Bulan Desember 2004, genap 6 tahun semenjak debut album "Extinction of mankind" dirilis di tahun 1998, akhirnya, VARIANT MUSIC INDONESIA (VMI) dengan dukungan distribusi dari ALFA RECORDS sepakat untuk merilis ulang debut album ini termasuk 1 buah lagu unreleased yang menjadi bonus di dalamnya. Album ini tampil dalam kemasan yang baru (termasuk cover kaset yang baru). Dan lagu andalan "Human Suffering" yang dianggap sebagai 'lagu kebangsaan TRAUMA akhirnya juga dibuatkan video clip. Ini merupakan video clip ke-3 TRAUMA setelah "Penjara Dendam"(METALIK KLINIK II - 2002) dan "Api Dalam Otak" (Album "Paradigma..."- 2003).
Dan dengan line-up terbarunya di tahun 2007: Nino (Vocal), Heila (Guitar), Cokie (Drums) dan Rusdi (Bass) TRAUMA kembali masuk studio rekaman dan merampungkan materi album ke-3 yang akhirnya dirilis secara nasional oleh label anyar ROXANA777 Records (Dengan dukungan distribusi RNB) pada bulan November 2008 dengan title "DOMINASI KEMENANGAN". Dan album ini akan juga dirilis lisensi untuk pasaran Malaysia dan Singapore di bulan Desember 2008 oleh DARK COLLESEUM Records (Malaysia).
Discography :
1997 - Demo tape "Incomplete Damnation" (Morbid Noise Records)
1998 - 1st full album "Extinction of Mankind" (Morbid Noise Records) Sold Out
1999 - "Extinction of Mankind" Re-release/Underlicenced (Psychic Scream ntertainment/Pony Canyon-Malaysia)
2000 - "Extinction of Mankind" Re-release/Underlicenced (Owl Records - USA)
2000 - Split album TRAUMA/CALLIGERY (Czech Republic)-(Owl Records-USA)
2000 - Split album UNVEILED (Malaysia)/TRAUMA (Psychic Scream Entertainment/Pony Canyon - Malaysia)
2002 - Split album TRAUMA/AGATHOCLES (Belgium)-(Extreme Sould Production)
2002 - Split album TRAUMA/TUMOUR (Holland) - (Mangled Maggot Stew Records-Holland)
2002 - 4 Way Split Album TRAUMA/PLANKTON (Netherland)/SANGUINARY (Netherland)/INTUMESCENCE (Netherland)- Mangled Maggot Stew Records-Netherland)
2003 - 2nd full album "Paradigma ; Demi Hidup Tak Perlu Harus Mati" (Krossover Records/Hemaswara/Musica)
2003 - Autobiography Book "Paradigma...." (Edelweiss Production)
2004 - "Extinction of mankind" Re-release/Underlicenced (Variant Music Indonesia/Alfa Records)
2008 - 3rd full album "Dominasi Kemenangan" (Roxanna777 Records/RNB)
LINE-UP :
Nino Aspiranta: Vocal
St.Heila Tanisan: Guitar
Rusdi Hamid: Bass
Rahmadansyah Hsb. (Cokie): Drum
WEBSITES :
www.traumaindo.com
www.myspace.com/traumaindo
www.gemuruh.com
Posted by
The Creature
at
11:38 PM
0
comments
Labels: death metal
Saturday, December 27, 2008
FORGOTTEN

FORGOTTEN: Nyawanya Adalah Pemberontakan, Kematian & Kutukan. PEMBERONTAKAN itu bisa lahir karena banyak sebab. Sebab budaya, sosial atau politik [mungkin ini yang kerap muncul]. Tapi pemberontakan juga bisa lahir karena melihat ketimpangan dan gerah dengan lingkungan yang membuat seseorang [atau peer-group] terkungkung. Munculnya dalam banyak bentuk, salah satunya adalah gerakan musikal yang keras, liar dan punya lirik meledak-ledak.
Titik tolak itu mungkin bisa memberi gambaran dari lahirnya band death metal asal Ujung Berung Bandung,* FORGOTTEN.* Bermual dari sekumpulan anak muda yang gelisah dengan lingkungannya yang padat oleh industri pabrik, kumuh dan lingkungan mulai sesak, akhirnya mereka mencari solusi dengan "berteriak" lewat medium musik dan death metal adaalah pilihannya.
Tahun 1994 silam, Ferly [gitar], Toteng [gitar], Kardun [bass], Addy Gembel [vokal] dan Kudung [drum] memproklamirkan lahirnya FORGOTTEN. Mereka meretas jalan panjang menjadi band indie yang lahir dari komunitas msuik 'homeless crew' di Ujungberung.
Tiga tahun sesudahnya, Januari 1997, band ini merilis album perdana 'Future Syndrome' yang direkan di Palapa Studio Bandung. Materinya enam lagu berlirik Inggris dirilis oleha label Palapa Record. Hebatnya, peredarannya menembus Asia. Malah kemudian menggandeng Morbid Record untuk masuk pasar Eropa.
Respon yang positif membuat FORGOTTEN bersemangat untuk kembali merilis album. Dengan materi dua single, Maret 1998 band ini kembali menggedor pasar dengan titel 'OBSESI MATI Promo Tape 98' yang juga dirilis lewat jalur indie oleh Rock Record. Sayangnya, Ferly --gitaris-- kemudian memilih mundur. Padahal beberapa proyek kompilasi sedang digarap.
Toh hidup dan berkarya terus berjalan. Februari 2000, FORGOTTEN malah kemudian bersiap-siap dengan full album ke-2. 10 materi yang "mengerikan" direkam di Studio Rehearsal 40124 Bandung. Kelar produksi, Agustus 2000 album kedua 'OBSESI MATI' dirilis oleh Soul Production. Lagu-lagi mereka harus kehilangan personilnya, lantaran Kudung [drumer] mengundurkan diri dan digantikan [sementara] oleh Andris, drumer band death metal lain, Disinfekted.
FORGOTTEN tak sempat berdiam diri. Masuk Juli 2001, mereka menggarap empat lagu berbahasa Indonesia di Bintang 41 Studio Bandung. Jangan kaget, e.p itu berjudul 'TUHAN TELAH MATI' yang dirilis Agustus 2001 oleh label Indie Record. Band ini kembali harus kehilangan personil, Kardun [bass] juga pilih mundur dari line-up karena alasan pribadi. Apa boleh buat, Dikky dari PostMortem pun digaet sebagai additional. Tahun 2003, band "mengganas" dengan album bertitel 'TIGA ANGKA ENAM.' Mungkin inilah album "tersarkastis' yang pernah mereka rilis. Liriknya makin kasar, keras dan meledak-ledak. Tapi di era inilah, Andris [drum] keluar dan sementara digantikan oleh additonal drum dari Motordeath.
Kini band "terganas" ini kembali dengan album terliarnya, 'TIGA ANGKA ENAM' yang dirilis ulang oleh RottreVore Record Jakarta. Ada 10 lagu yang kejam dan ganas dan siap menghardik setiap hadangan. Jangan "tertipu" dengan judul album yang mengesankan band ini seperti "iblis" tanpa ampun. Mereka tetap manusia yang kritis dan memilih lirik "gelap" sebagai pelampiasan kegeraman mereka akan kondisi dunia yang menyebalkan ini. Tapi percayalah, FORGOTTEN [dengan line-up Hendra/drum, Dicky/bass, jateng Kampret/gitar, Addy Gembel/vokal] bukan penyesat, itu pasti!
www.tembang.com
Posted by
The Creature
at
6:07 PM
0
comments
Labels: death metal
SIKSA KUBUR

SIKSAKUBUR pertama kali di bentuk pada 6 july 1996. nama ini diambil dari band yang menjadi tolak ukur mereka dalam bermusik yaitu SEPULTURA yang berarti kuburan band memulai debut nya dari event-event UNDERGROUND mulai menarik perhatian para pecinta musik DEATH METAL dibulan july hingga september tahun 1996 SIKSAKUBUR mulai masuk studio rekaman yang bernama K-studio yang mengemas 9 lagu yang dituangkan dalam sebuah album THE CARNAGE yang dirilis dan didistribusikan oleh EXTREME SOUL PRODUCTION dalam sebuah kaset & CD. Album ini mendapat tanggapan yang positif dari kalangan pemerhati musik UNDERGROUND khususnya album ini terjual 1000 keping CD & 500 copy kaset, walaupun kwalitas dari album ini sangat kurang dikarenakan minimnya perlengkapan studio rekaman.
Sukses dengan album pertamanya bulan November 2001 SIKSAKUBUR merekam 9 lagu dan dibubuhi 1 (intro) yang dituangkan kedalam album kedua BACK TO VENGEANCE yang didistribusikan oleh ROTTREVORE records dalam sebuah format kaset, penjualan album ini termasuk fantastis dalam kurun waktu 1 bulan telah terjual 750 copy kaset walaupun hasil rekaman inipun masih kurang sempurna tapi lebih baik dari album pertama. SIKSAKUBUR mulai merambah event-event di Indonesia khususnya dipulau jawa hingga bali.
Formasi album THE CARNAGE and BACK TO VENGEANCE adalah Japra (vocal), Andyan gorust (Drum), Ade godel (gitar), Burgenk (Bass) tapi setelah album kedua dirilis ADE GODEL mengundurkan diri dari SIKSAKUBUR karena tidak bisa membagi waktunya dengan band, disusul dengan BURGENK yang mengundurkan diri dari band karena harus melanjutkan study keluar negeri. Posisi ini di gantikan oleh Andre yang juga gitaris REVITOL dan Yudhi bebek ex- AUTHORITY, dengan formasi ini SIKSAKUBUR mengeluarkan album ke tiga yang bertitel EYE CRY album ini dirilis dan didistribusikan oleh ROTTREVORE records dalam format CD dan KASET album inilah yang membuat SIKSAKUBUR mendapat perhatian lebih dari media massa dan elektronik.
SIKSAKUBUR merambah event-event bukan hanya event UNDERGROUND saja tapi event yang bukan UNDERGROUND sampai pentas seni sekolah SIKSAKUBUR menjadi headliner dalam acara tersebut ini sebagai bukti bahwa musik DEATH METAL yang dimainkan oleh SIKSAKUBUR mulai mendapat perhatian lebih, bukan hanya di Indonesia tapi hingga mancanegara khususnya SINGAPURA dan MALAYSIA. Karena july tahun 2005 lalu SIKSAKUBUR menjadi headline pada sebuah event metal di singapura. Album THE CARNAGE dan BACK TO VENGEANCE akhirnya dirilis oleh FROM BEYOND record (belanda) ini adalah sub label dari DISPLASEDrec yang merupakan salah satu label METAL besar di amerika album ini dikemas kedalam bentuk CD yang didistribusikan Bukan hanya di ASIA tapi benua EROPA dan AMERIKA.
Setelah lebih dari 10 thn berkiprah di Blantika musik metal Indonesia SIKSAKUBUR telah merilis 4 AlbumPodi yaitu THE CARNAGE, BACK TO VENGEANCE, EYE CRY dan PODIUM yang juga merupakan album terakhir dari drummer sekaligus pendiri SIKSAKUBUR yaitu ANDYAN GORUST. Namun setelah mengalami masa2 sulit dan masa pencarian pemain drum, akhirnya SIKSAKUBUR mendapatkan drummer baru yaitu PRAMA [ ex- ALEXANDER.LAST SUFFER] . Namun masalah belum selesai, YUDI BEBEK pun mengundurkan diri karena masalah pekerjaan, namun EWIN (Eks, Bloody Gore/C.O.B/Extracensory) langsung menggantikan nya. dan SIKSAKUBUR pun siap untuk kembali dengan formasi baru ini….so WATCH OUT !!!!
rottrevorerecords.wordpress.com
Posted by
The Creature
at
6:05 PM
0
comments
Labels: death metal
DEATH VOMIT

DEATH VOMIT terbentuk pada tahun 1995 di Jogjakarta: Dede (vokal), Wilman (gitar), Ary (bas) dan Roy (drum). Band ini terinfluences oleh SUFFOCATION – DEEDS OF FLESH – INTERNAL BLEEDING - PYREXIA. Pada awalnya memainkan musik death metal dan langsung membawakan lagu sendiri. Tidak berapalama lagu-lagu sendiri direkam dalam bentuk rehearseal demo dan mendapat respon positif dari pecinta musik underground Indonesia , Respon ini berlanjut dengan sering tampilnya DEATH VOMIT di luar kota Jogjakarta seperti Jakarta, Bandung, Purwokerto, Solo, Malang Surabya Denpasar walaupun sempat berganti formasi personel.
Tahun 1997 DEATH VOMIT ikut serta dalam album kompilasi underground Indonesia METALIK KLINIK I produksi Musica Records. Mulai saat itulah pementasan banyak dilakukan dan tetap menciptakan lagu sendiri. Hingga pada bulan Noivember 1999 DEATH VOMIT merilis album pertama “Eternally Deprecated” yang diproduksi secara D I Y (Do It Yourself) baik dari proses rekaman, produksi kaset sampai distribusi benar-benar murni dilakukan oleh DEATH VOMIT sendiri.Penjualan album ini terbilang lumayan sebanyak 1500 kaset. Hal ini membuat label Bandung Extreme Soul Production berniat merilis ulang album ini. Sampai saat ini kaset yang dirilis ulang telah terjual sebanyak 2200 kaset.
Dengan berjalannya waktu, DEATH VOMIT mengalami pergantian personel. Dan line up terkini DEATH VOMIT adalah Sofyan Hadi (Vokal/gitar) , Oki Haribowo (bass) dan Roy Agus (drum). Pada awal bulan Mei 2006 DEATH VOMIT rekaman album baru dengan judul “The Prophecy”di bawah label ROTTREVORE RECORDS yang akan beredar pada bulan Agustus 2006
Dengan berjalannya waktu, DEATH VOMIT mengalami pergantian personel. Dengan line up Sofyan Hadi (Vokal/gitar), Oki Haribowo (bass) dan Roy Agus (drum). Pada awal bulan Mei 2006 DEATH VOMIT rekaman album baru dengan judul “The Prophecy”di bawah label ROTTREVORE RECORDS yang akan beredar pada bulan Agustus 2006.“The Prophecy” bermaterikan 9 buah lagu yang sangat cepat,berkarakter sound Heavy mid-low,sebuah hasil dengan nilai 2 jempol!! Sebuah hasil karya yang bisa dijadikan tolak ukur untuk musik DEATH METAL INDONESIA…recording di lakukan di Studio Avila,Sleman-Jogjakarta yang sepenuhnya di pegang oleh Inal sebagai operator loading pada tanggal 6 – 14 Mei 2006,Mixing DEATH VOMIT di lakukan di Bintang 41 Studio recording tepatnya di Riung Bandung oleh Oteng Forgotten dan Sophyan ( guitar/vocal ) 17 – 22 mei 2006 . Mastering untuk DEATH VOMIT di mulai pada tanggal 1 – 3 Juni 2006 oleh Samuel Tanasyah di Warner Music Studio. Pengarapan seluruh layout cover dipegang oleh Bakuh dan Kenji seorang designer militan metal Jogjakarta.
Pada rilisan ini DEATH VOMIT juga merilis sebuah enhanced Cd yang kalian semua bisa melihat seluruh Interview dan seluruh sesi Recording DEATH VOMIT dalam bentuk visual audio.Semangat metal 14 Tahun yang membuat DEATH VOMIT semakin matang dalam meng arrangement lagu sebuah kekuatan mesin tempur yang dasyat.setelah tertidur cukup lama akhirnya pada bulan agustus 2006 DEATH VOMIT memuntahkan kemarahannya lewat album terbaru mereka yang berjudul “ The Prophecy “.
Pada tanngal 19 Juni 2008 DEATH VOMIT management dan ROTTREVORE RECORDS mengadakan sebuah konser tunggal yang bertajuk “DEATH VOMIT FLAMES OF HATE”, Acara dikemas sedemikian rupa dengan perpaduan Panggung, Tata sound dan Tata Cahaya yang spektakuler. Acara ini bertujuan untuk pembuatan Video Audio dalam kemasan DVD sebagai tolak ukur genre Death Metal Di jogja khususnya dan Indonesia Umumnya dan juga merupakan sebuah acara Dokumentasi Perjalanan Karir DEATH VOMIT Selama 12 Tahun.
Acara Jogjakarta Corpse Grinder Resurrection, 20 Agustus 2008, merupakan show terakhir Death Vomit dengan line up Sofyan Hadi (Vokal/gitar), Oki Haribowo (bass) dan Roy Agus (drum), karena Sofyan Hadi sang vokalis mengundurkan diri. Sampai saat tulisan ini belum ditetapkan siapa yang akan mengisi vokal dan gitar. Tetapi Death Vomit masih tetap eksis dengan aksi brutalnya dengan menggunakan additional player dalam setiap shownya.
rottrevorerecords.wordpress.com
Posted by
The Creature
at
5:57 PM
0
comments
Labels: death metal


